Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh πŸ˜€

Jakarta, 19 Agustus 2013
Tugas dari Mas Hari

Pada kesempatan ini saya mau sedikit berbagi tentang bagaimana perjuangan saya ketika bisa kuliah di ITB melalui program SEAMOLEC ITB tahun ini.
Ok deh.. saya mulai dari awal deh. Dulu sebelum saya menamatkan kuliah di Politeknik Negeri Universitas Andalas, saya sudah sangat berkeinginan untuk bisa kuliah di ITB . Gak tau juga keinginan saya sangat kuat sekali untuk bisa kuliah di ITB. Yang terpikir bagi saya bisa kuliah di ITB itu adalah “SESUATU” πŸ˜€

Mulai dari situ, saya terus belajar dengan tekun. Dan dari awal-awal saya perkuliahan saya berusaha untuk menjelaskan kepada kedua orang tua saya bahwa saya akan melanjutkan kuliah nanti di ITB. Alhamdulillah ada respect yang baimk dari Kedua Orang Tua saya. Dan Qaddarullah ternyata itu Allah takdirkan sebagai permintaan saya yang terakhir kepada ibuk saya. Karena seminggu setelah saya mengatakan tekad untuk melanjuykan itu Ibu saya di panggil oleh Allah. (Semoga Allah melapangkan ia di alam kuburnya , dan saya menjadi anak yang bermanfaat untuk nya . Aaamiin ).

Setelah itu, Ketika saya sudah di akhir-akhir masa kuliah saya di Politeknik Negeri Universitas Andalas. Tanggal 29 Juli 2013 lalu, saya melakukan sidang Tugas Akhir dan Alhamdulillah lulus. Setelah itu saya mencari-cari informasi untuk melanjutkan kuliah di ITB melalui program SEAMOLEC ini. Awalnya sih kecewa, bahkan kecewa berat. Karena ketika itu pendaftaran udah di tutup dan nama-nama calon mahasiswa yang diterima pun udah keluar. Kemudian saya mencoba menghubungi beberapa senior saya yang udah lulus di ITB.

Semakin hari, saya semakin penasaran. Hari senin, tanggal 12 Agustus saya mendatangi ketua jurusan saya untuk menanyakan perihal kuliah di ITB. Beliau mengatakan bahwa ” Kalau kuliah di ITB insya Allah dari kampus ada rekomendasi nanti saya buatkan kalau udah Lulus disana” tampak kegembiraan di raut wajahnya.
Saya pun terbawa suasana dan ikut gembira mendengarkan penjelasan bapak tersebut. Setelah keluar dari ruangan bapak tersebut saya langsung menghubungi hampir ke semua nomor Contact Person untuk pendaftaran di Semolec Batch 8 ini.
Kemudian ada balasan dari sms dari mas abdul rizal . Beliau menulis di pesan text nya ” Kamu ke ITB aja hari ini atau besok, hubungi bu ani. Bilang mau wawancara susulan. No nya ada di web” .
Saya langsung tersontak kaget dengan pesan text itu, yang tepikir bagi saya waktu itu ” Kalau saya dayang ke ITB pake apa? uang belum ada. Kalau lihat dari pendaftaran minimal bayar 11 juta. Ya Allah… saya pasrah”.
Setelah itu, hati juga tak tenang . Pikiran makin buyar, cita-cita kuliah di ITb udah di depan mata, tapi saya terus-terusan mikirin bapak yang sendiri nyari uang. Belum lagi adik saya tahun ini juga masuk kuliah. Wah… Pikiran sangat buyar waktu itu. Gak tahu harus cerita sama siapa tentang semua ini.
Setelah itu aku coba hubungu mbak hani via telpon. ” Assalammualaikum mbak.. ini Rizki dari Politeknik Universitas Andalas, mw tanya kira2 untuk pendaftaran seamolec itb masih buka mbak? kira-kira tahun depan Batch 10 masih buka gak mbak?” kemudian di ujung sana terdengar suara mbak ani ” IPK kamu berapa? langsung aja kirim persyaratan ke email saya, paling lambat tanggal 15 atau 16 ya kemudian langsung daftar ulang”
Setelah itu saya menjelaskan berapa IPK saya. Dan saya sangat kaget ketika mbak ani suruh untuk daftar ulang langsung. Sungguh sangat tidak menyangka. DI luar dugaan pokoknya deh πŸ˜€
setelah itu, aku mulai mencoba mengurus semua persyaratannya. Malamnya coba hubungi bapak. Kemudian bapak saya dengan lapang hati mengatakan ” Ya sudah.. sekarang kamu coba aja untuk mendaftar, kalau lulus nanti bagaimana pun akan bapak carikan uang”.
Dikala itu saya mulai merasakan gembira, sedih, bingung, semua nya campur deh πŸ˜€
Pokoknya Es Teller banget deh.. Campur πŸ˜€ πŸ˜€
Keesokan harinya saya mencoba datang ke kampus untuk mengatakan hal itu kepada dosen dan ketua jurusan. Tapi saat itu masih antara percaya dengan tidak. Karena harus langsung daftar ulang. surat bukti diterima gak ada.
Kemudian sorenya saya pulang ke tempat kerja , Alhamdulillah waktu itu sekitar 2 bulan berjalan di Yayasan Dar EL iman Padang dan Studio Radio Ray 95.1 FM Padang sebagai IT Staff dan Editor.
Sorenya ada saudara saya mengajak untuk datang kajian Ustadz Erwandi Tarmidzi yang waktu itu mengisi tentang ” Pengusaha Muslim Sukses” . Waktu itu kajiannya di adakan di Kota Solok. Kira2 dari kota padang ada sekitar 1 jam lebih.
Ketika itu, saya mulai berdo’a kepada Allah… karena saya yakin, waktu safar adalah termasuk waktu-waktu mustajabnya do’a.
Di perjalanan tiba-tiba ada pesan singkat dari Mas Hari ” Waalaikum salam warohmatullah, afwan dik, saya baru dapat jawaban dari atasan.IPK adik berapa?”
Kemudian saya balas , IPK saya 3.46 mas. dan mas hari jawab lagi ” Kalo adik siap syarat2 dan ketentuan. Terutama bayar mandiri. Ikutan aja daftar ulang di ITB nanti wawancara lanjutan”.
Saat itu hati saya mulai gembira lagi, kemudian tanya2 lagi kalau udah daftar ulang nanti kita udah langsung kuliah kata Mas Hari. Antara percaya dengan tidak, tapi itulah.. saya bingung ,senang. Campur aduk lagi deh.
Kemudian saya coba hubungi kakak saya, mamak saya (paman-red), suadara-saudara saya yang lainnya kalau saya di ITB bisa kuliah dan disruruh daftar ulang.
Setelah saya berusaha menghubungi saudara-saudara saya dan keluarga saya. Kemudian saya pasrahkan semua nya pada Allah. karena saya sangat dan sangat kasihan dengan bapak saya. dalam waktu 1 hari kemana akan di cari uang 11 juta. Belum lagi ongkos ke pulau jawa. ” Ah.. seakan – akan harapan itu telah sirna. Ya sudahlah, semua sudah di takdirkan baik sama Allah, semoga Allah menakdirkan yang terbaik buat saya. Aamiin…” pintaku.
Ketika udah nyampe di Tempat kajian di Kota solok, tiba- tiba kakak aku yang di kampung nelpon. Menanyakan perihal kuliah ku ITB. dan kemudian bapak saya lah yang menjelaskan pada saya .”Saat ini.. sudahlah, kamu kuliah saja. Semuanya sekarang serba menanggung, kalau saya suruh adik kamu berhenti kuliah dan gak usah kuliah, biar kamu aja. Bapak juga kasihan, nanti seolah-olah bapak pilih kasih. Kalau kamu tidak bapak kuliahkan , bapak juga kasihan lihat kamu. Sekarang ya sudah lah.. kamu kuliah aja. Masalah kuliah dan biaya nanti bapak yang carikan.Insya Allah kamu akan kuliah dan adikmu juga kuliah”.
Kemudian saya mencoba untuk menanyakan kapada bapak. ” bapak .. uang sebanyak itu, dapat dari mana?
Bapak saya menjawab “Tadi pinjam emas etek(bibi-red) mu dulu buat digadain. Ya.. udah besok jam berapa berangkat?”
Masya Allah.. aku sangat terkejut sekali, betapa inginnya bapak saya untuk menguliahkan saya. Terkadang ada rasa iba, tapi mudah2an saya bisa menghadiahkan prestasi-prestasi yang bisa aku dapatkan untuk bapak.
Masya Allah.. Alhamdulillah.. hati ini benar-benar sangat senang sekali, bersyukur dengan apa yang telah Allah karuniakan kepada saya. Semoga Allah melapangkan hati bapak saya, dan memberikan Rezeki dan kemudahan bagi bapak saya. Aamiin..
Keesokan harinya, saya mulai membeli tiket pesawat dari padang-jakarta. Namun tiket waktu itu sudah habis, dengan terpaksa saya harus berangkat dulu ke pekanbaru untuk naik pesawat ke jakarta. Alhamdulillah kamis pagi 15 Agustus 2013, saya nyampai di jakarta dan di jemput oleh mamak(paman-red) saya. dan kemudian berangkat ke bandung dengan travel ke bandung. Nyampe di bandung hari itu jam 13.30 kemudian saya langsung daftar ulang sama ibuk siti anisyah. Masya Allah.. ibuk nya sangat baik, πŸ˜€ banyak persyaratan saya yang kurang, yang belum photo copi di photo-copiin. Wah .. Masya Allah.. semoga Allah membalas jasa2 ibuk πŸ˜€
kalau di kampus saya mah bagian administrasi mah jauh banget :v
Setelah itu, saya shalat dan makan siang dan mencari penginapan. Alhamdulillah bisa nginap di Asrama Mesjid Salman. Nah.. ketika hari jum’at.. habis shalat jum’at .. sepatu saya beralih kaki (hilang πŸ˜€ :D) . Alhamdulillah ‘ala kulli haal.
Ketika lihat di CCTV saya meletakkan sepatu ada, ketika lihat saya yang ngambil gak keliahatan saking rame nya habis shalat jum’at. Ya… mungkin udah gak rezeki saya kali yee.. πŸ˜€
Padahal jam 2 nya saya akan mengikuti pembukaan SEAMOLEC di gedung STEI ITB. Alhamdulillah ada teman di asrama yang mau minjamin sepatu. πŸ˜€
Keesokan hari nya, saya mulai membeli sepatu dan kebutuhan lainnya ke B.I.P (Bandung Indah Plaza).
Dan hari minggunya, berangkat ke tangerang, tapi ke bandara SOE-TA dulu jemput teman2 dari padang. Habis itu baru ke kos an di Tangerang. Paginya senen, 19 Agustus 2013 Saya dan teman2 mendatangi gedung SEAMOLEC yang berada di area kampus Universitas Terbuka (UT) untuk menghadiri dan mengikuti kegiatan Martikulasi pendidikan.
Masya Allah.. Alhamdulillah… sangat senang sekali bisa berkumpul dengan teman2 hampir di seluruh nusantara. Tentu teman2 yang sangat jago di kampus mereka masing2. Alhamdulillah ini gak mimpi ya Allah.. πŸ˜€

Materi dan pembelajarannya pun sangat menarik dan menantang,
Mudah2an disini saya bisa mengukir mimpi-mimpi yang pernah saya impikan, dan berikan yang terbaik buat orang-tua, keluarga dan semuanya. Aamiin.. πŸ˜€ πŸ˜€

Advertisements