Assalammualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Hai sobat… kini ketemu lagi dengan aku 😀
Kali ini aku ingin cerita lagi atau sharing lah tentang pengalaman aku selama mengikuti kegiatan martikulasi di SEAMOLEC, tangerang.  Hari ini aku belajar tentang system digital . Hari ini kami di ajarin tentang bagaimana membuat sebuah buku dengan system digital . Kurang lebihnya kayak ebook gitu lah. Tapi kelebihan disini adalah belajar bagaiman memasukkan tulisan, video sekaligus. Menarik sih untuk di pelajari dan di ikuti. Sebelumnya sudah di ajarin juga blajar tentang system digital. Dan hari ini rencananya pengumpulan tugas. Kmren malamm itu Cuma tidur lebih kurang 3 jam doing. Kerja di atas rata2. Sampai ayam berkokok di pagi hari pun masih ngerjain tugas. MAsya Allah perjuangan yang sangat luuaaarrr biasa.

Nah.,. di hari ini udah mulai banyak teman2 yang ebook nya udah jadi. Keren2 deh buatan mereka. Ngiri sih sama mereka, tapi aku tak ingin nyerah. Ingin kerahkan semua yang aku punya., Toh semua orang pasti bisa kalo mereka mau untuk mencoba.

DI hari ini.. ada sedikit yang mengganjal di poikiran aku. Ya.. tentang orang tua dan keluarga di kampong. Takut mengecewakan mereka. Karena aku belum banyak yang bisa aku berikan untuk mereka. Jika dibandingkan dengan teman-teman yang dari Surabaya, malang, bandung dan lainnya. Skill mereka masya Allah .. patut di acungi jempol.

Ketika itu entahlah.. aku mulai terusik dengan sebuah pemikiran yang melintas.. kalau suatu saat nanti aku ngecewain bapak terutama karena tak bisa banyak menghasilkan dan membuat bapak bangga. Ketika itu aku mulai membayang kan bapak yang harus kocar – kacir nyari uang buat aku kuliah di Bandung ini. Terlebih lagi semalam kakak aku cerita kalau bapak ingin mengganti uang etek yang di pinjam dulu dengan hasil panen padi setiap panennya. Kalo kerbau di jual katanya masih nanggung karena bapak masih ingin beternak. T_T

Ya Allah.. aku tak sanggup melihat perjuangan bapak, ingin rasanya aku berhenti saja. Tak ingin melanjutkan semua ini melihat besarnya biaya pendidikan disni. Tapi … aku tak ingin menyerah menggapai cita-cita dan aku uga tak ingin membuat semangat bapak untuk membuat anak2 nya sukses menjadi melemah.

Hmmmh.. aku hanya bisa menahan sesaknya ini semua. ya Allah.. ya Allah..

nah.. karena semua itu, akhirnya perkuliahan hari kedua ini aku jadi banyak bermenung, teman2 asyik membuat semua dan bergaul. aku hanya berdiam sesaat. T_T

 

hingga waktu itu, jadwal pulang pun di percepat, akhirnya aku memilih untuk pulang sendiri saja. ingin menenangkan diri. ketika pulang aku langsung ke mesjid di sekitar kampus UT jakarta. Setelah shalah ashar waktu itu, sambil menunggu teman. Ternyata aku malah tertidur pulas.
karena saking pusingnya aku dan bingung dengan semuanya.

tak terasa hampir 1 jam aku tertidur, kemudian aku terbangun dan ingat ada janji dengan teman untuk belanja ke swalayan.

nah habis itu kita pulang dan seperti biasa.. ngerjain tugas hingga ayam berkokok. hehe..

insya Allah.. semua nya aku pasrahkan sama Allah.. 😀