Catatan Perkuliahan Hari Pertama di Minggu Kedua

            Pondok Cabe, 26 Agustus 2013

Bismillah,

Kawanku, hari ini aku ingin berbagi sikit lah tentang pengalaman perkuliahan aku di hari pertama dalam minggu kedua di SEAMOLEC – ITB. Aku rasa kawan-kawanku udah mengerti dengan SEAMOLEC – ITB ya. Hiihi…

Nah, aku mulai saja ya. Hari ini aku belajar tentang pemrograman java. Sebuah bahasa pemrograman yang susah-susah gampang menurutku. Susah bila aku tak ingin belajar dan tak ingin mengerti dan gampang bila aku mengerti. J

Hari ini aku dan 3 kawanku dating terlambat ke kampus. Hahaa…. Padahal hari pertama kuliah itu rajin banget lho. Jam 7 udh ke kampus. Nah.. sekarang.. jam 9 baru berangkat dari kos an. Hahahaha… Untung tadi belum masuk :v wkwkwkwkw

Beberapa menit nyampe di kelas dan udah berada di kelas, pelajaran dimulai oleh bapak Abdul Rizal. Awalnya banyak Tanya – jawab yang membuat kita geli. Karena ada beberapa hal yang menurut aku lucu dan patut untuk tertawa. Hahahaha… 😀 😀 😀

Terlebih ketika bapak rizal mulai menulis di papan tulis pas mau ngapus tuh tulisan . ternyata gak mau. Marker nya ternyata permanen. Semua orang yang ada di kelas serontak tertawa. Wkwkwwkwkwkwk….

Nah.. lanjut deh sekarang, bapak rizal mulai menanyakan satu per satu sejauh mana pengetahuan kami tentang program java. Hingga akhirnya bapak rizal meminta salah seorang dari kami maju ke depan untuk mempraktekkan membuat tampilan untuk nama. Awalnya bapak rizal menunjuk salah seorang yang berkaca mata di pojok dekat pintu. Beliau maju ke depan awalnya beliau nulis syntak :

Printf(

Kemudian bapak rizal menanyakan tentang pemahaman dan pengetahuan ia terhadap java. Ternyata beliau sangat pemula. Jadi tidak begitu mengetahuinya. Kemudian bapak rizal memberikan opsi ke pada kami siapa yang mau untuk maju ke depan.

Seketika itu aku dan beberapa kawan-kawanku di kelas angkat tangan. Tetapi yang dipilih bapak rizal adalah aku. (cieeee…. Ckckckckc) 😀

Kemudian bapak rizal mananyakan siapa namamu “ Rizki, pak” jawabku. Ada juga kawan-kawan ku yang menyela disela-sela ucapanku dengan pak rizal. “itu rizki programmer muslim, pak” kata sebagian temanku. Aku jadi malu. Hahaha 😀

Nah.. dari sana pak rizal mulai mengenal programmer muslim. 😀 😀

Kemudian aku di suruh bikin program yang sama, aku buat begini, kawan :

System.out.printfln(“Rizki”);

System.out.printfln(“Syaputra”);

Pas nyampe di tempat duduk kembali aku baru tersadar kalo di java gak pake printf tapi print doank. Hahaha.. maklum pemirsa saya GEROGI … ckckckckc… 😀 😀

Setelah itu pembelajaran lancer-lancar aja kayak jalan tol ciputat-padelarang. Hahaha… (kamu piker belajar di jalan tol? Hahah :P)

Kemudian bapak rizal kasih tugas tentang thread. Tugas nya tentang kopasus, mariner, dan infanterir. Alhamdulillah tugasnya udah selesai nih..

😀 😀

Ntar ya.. aku kopi dlu ke sini. Hehe.. (bukan kopi beneran lho tapi salin atau copy bahasa kampong ku. Hohohoh :D)

/*

* To change this template, choose Tools | Templates

* and open the template in the editor.

*/

package coba1;

/**

*

* @author ProgrammerMuslim

*/

public class Coba1 {

/**

* @param args the command line arguments

*/

public static void main(String[] args) {

while (true){

Thread m = new Thread();

m.start();

for(int i=1; i<=20; i++){

System.out.println(“Kopasus menyelamatkan ibu hamil yang ke : “+i);

try{

Thread.sleep(500);

}catch(Exception e){

}

}

Thread m4 = new Thread();

m4.start();

for(int b=1; b<=50; b++){

System.out.println(“Marinir membunuh teroris ke :”+b);

if(b<=20){

System.out.println(“Kopasus menyelamatkan manula ke :”+b);

}

try{

Thread.sleep(500);

}catch(Exception e){

}

}

Thread m3 = new Thread();

m3.start();

for(int c=1; c<=50; c++){

System.out.println(“Infanterir melakukan Sweeping terhadap teroris ke :”+c+” “+”di TKP”);

try{

Thread.sleep(500);

}catch(Exception e){

}

}

break;

}

}

}

Kalau output dari program ku ini begini :

output thread

Nah.. aku ingin sedikit kasih pelurusan dlu ya. Sebenarnya aku gak pintar2 amat program. Tapi ingin belajar menjadi orang pintar di program. Makanya aku make nama Rizki Programmer Muslim. Aku berharap suatu saat nanti aku bisa menjadi seorang programmer yang muslim. Yang sangat bermanfaat buat islam. 😀 😀 aamiin.. allahumma aamiin..

Alhamdulillah.. orang bilang nama itu do’a ya. Alhamdulillah aku gak nyangka kalo disni program itu mudah, kalo di kampus dulu rasa2 nya kepala ku di pijit oleh nih program. Alhamdulillah.. kemudahan demi kemudahan. Dan Alhamdulillah rupiah demi rupiah mulai di sedot dari sini. Terima kasih ya Allah.. 😀

Dan satu lagi, programmer muslim itu gak aku sendiri, kita merintis berdua, namanya NURFIA, bisa kok diliat di web kita http://www.programmermuslim.com

Alhamdulillah kita berdua masih bersama2 nyampe disini untuk menggali ilmu di tanah jawa, di kampus ITB. Semoga suatu saat nanti bisa membantu islam 😀

Aamiin ya Allah..

Advertisements