iii

Tak heran jikalau di dunia ini begitu banyak tipe dan karakter dari setiap manusia, mereka juga ditakdirkan untuk hal – hal yang berbeda pula, ada yang kaya harta, ada yang miskin, ada yang begitu sempurna rupanya layaknya seorang bidadari dan seorang pangeran, namun ada pula orang yang tidak sempurna fisiknya.Karena semua itu tentu ada yang mengatur yakni Allah .  Layaknya sebuah sinetron tentu setiap artis atau pemain sinetron memiliki jodoh, karakter, tipe yang berbeda – beda pula.Begitulah Kita sebagai Makhluk ciptaan Allah .

Kita hanya bisa menjalankan semua ini, kita hanya bisa berencana Namun Allah sebagai sutradara sekaligus pencipta kita yang menentukan semua ini, semua yang akan ia jadikan sebagai ketetapanNya.

Tak banyak memang manusia yang dengan ikhlas menerima setiap takdir yang tlah diberikan Allah, ada juga yang mengupat dan ada juga yang bersyukur terhada apa yang Allah berikan padanya.Aku pun juga tak terlepas dari semua itu.Sebagai hamba Nya yang lemah , terkadang aku juga merasa tidak ikhlas, bingung dengan semua jalan hidupku, namun itulah… itulah jalan hidupku yang telah Allah goreskan Untukku.

Aku yang terlahir dari dari keluarga petani barang tentu tak merasakan hidup mewah layaknya orang yang Allah lebihkan rezeki atas mereka.Walau bagaimanapun  aku masih bersyukur dengan apa yang ku punya dan apa yang aku miliki selama ini.Karena jikalau aku lihat ke bawah begitu banyak saudara – saudaraku yang Allah kurangkan rezki atas mereka.Namun tak jarang pula Allah lebihkan Hati yang mulia untuk mereka.

Bagitupun dengan karakter dan kepribadian yang ku miliki, aku juga tak sempurna, dan malahan sangat tidak sempurna jikalau aku bandingkan dengan kepribadian Rasulullah . Dia adalah suri tauladan bagi setiap umat manusia dan termasuk aku dan keluargaku.Untuk meniru kepribadian Rasulullah tersebut aku sangat kualahan , aku bingung tak tahu harus melakukan apa agar bisa mecontoh dengan sempurna semua yang beliau miliki. Indah memang apa yang beliau miliki.Subhanallah..

Tapi aku bersyukur aku telah bisa berubah sedikit demi sedikit kepribadianku.Karena guru – guru ku selalu bilang “ Masa Depan Ada Ditangan kalian masing – masing, tak kan ada orang lain yang akan merubah nasib kita kecuali diri kita sendiri’.dari sana aku mulai belajar bahwa perubahan itu memang dimulai dari kita sendiri.dan orang bijak pernah bilang “ SEORANG PEMUDA TIDAK AKAN MENGATAKAN BAHWA INI ADALAH AYAHKU, TAPI SEORANG PEMUDA MENGATAKAN BAHWA INI ADALAH AKU”.

Aku terus mencoba berbenah diri, berubah ke arah yang lebih baik, menyesuaikan dengan takdir yang Allah berikan bahwa aku dalah seorang laki – laki.dan tentu, seorang laki – laki pasangannya adalah seorang perempuan.Tak heran memang, dizaman sekarang ini di Abad 21 yang Anak Gaul bilang “ Zaman yang penuh dengan kebebasan beraktifitas, mengeluarkan pendapat dan melakukan tindakan”, namun para ulama mengatakan bahwa abad 21 ini adalah akhir dari zaman, ini tentu tak beralasan. Secara teoritis memang dunia mengalami kehancuran yang tak henti – hentinya setiap bencana datang silih berganti, dan kebebasan dilakukan dimana – mana, kemungkaran, kemunafikan, semuanya memamg tak heran kita melihat dan mendengarnya di saat sekarang ini.dan semua nya jelas seperti apa yang telah Allah katakan di dalam Alquran di akhir zaman nanti akan banyak peristiwa – peristiwa aneh akan kita temui, banyaknya bencana alam, kebebasan dalam bergaul, ajang buka aurat, hilangnya rasa malu. Dan lain sebagainya,Namun jikalau kita semuanya menyadari sebenarnya kita demi waktu ke waktu mengalami kerugian sebagaimana yang Allah jelaskan di dalam surat Al-Asri ( demi masa).

Dari semua itu jelas bahwasanya Allah telah mengatur semua ini, mengatur semua yang Allah ciptakan, barang tentu kita sebagai makhluk yang Allah ciptakan harus tunduk dan patuh dengan semua  yang telah Allah tetapkan.Inilah, Inilah yang ingin ku lakukan.Aku sebagai manusia biasa tentu juga memiliki banyak kesalahan dan dosa.Tak terhitung rasanya dosa yang telah ku lakukan.Aku ingin berubah… aku benar – benar ingin berubah.

Semua itu tentu butuh kesabaran dan perjuangan , layaknya Rumus matematika Allah juga memberikan kepada kita sebuah rumus yang bisa membuat Allah begitu mencintai kita dan menolong kita .

SABAR + PERJUANGAN = PERTOLONGAN ALLAH

Dari sini, aku melangkah bahwa untuk mencapai sebuah pertolongan Allah aku harus menjadi orang yang sabar terlebih dahulu kemudian aku juga harus berjuang untuk mendapatkan Pertolongan Allah, dan ku yakin setelah itu aku akan menjadi orang yang selalu di tolong oleh Allah dan akupun juga yakin aku akan mendapatkan kasih sayang Allah.

Semua yang ku lakukan memang tidak ada yang sia – sia, dulu ketika kecil aku berusaha agar bisa mendapatkan nilai bagus dikelas walaupun awalnya ketika pertama – tama menduduki bangku sekolah dasar aku adalah seorang yang Bodoh.Namun, Allah mamberikan takdir baik untuk ku sehingga aku pun menjadi orang yang rajin belajar hingga akhirnya semua yang ku impikan untuk menjadi bintang kelas pun aku raih.hingga aku menduduki bangku sekolah menengah atas (SMK).dan aku juga bersyukur dengan alur kehidupan yang Allah berikan untukku, hingga di akhir pembelajaranku aku mendapatkan kesempatan untuk pergi study banding ke Singapura dan Malaysia dengan prestasi yang aku junjung selama ini.Ini adalah titik awal kesuksesan yang aku perjuangkan selama ini.Aku sangat tidak menyangka sekali dengan semua yang Allah pilihkan Alur kehidupan untukku, tentu tidak ada seorang pun yang mengira dan menduga dengan apa yang akan ia dapatkan di dunia ini, kecuali hanya Allah semata.Alhamdulillah ya Allah..

Namun, di balik semua itun tentu banyak kekurangan yang Allah berikan kepadaku.Dengan karakter ku yang pendiam, suka mengurung diri dan banyak kekurangan lain yang aku miliki, sehingga aku menjadi seorang remaja yang memiliki ruang lingkup pergaulan serta pengetahuan yang tidak seluas orang yang Allah lebihkan dariku.

Aku selalu menyendiri, karena sampai sekarang ini Allah belum memberikan seorang teman yang mampu untuk membantuku dikala aku  susah , berbagi dikala banyak masalah yang ku hadapi, aku juga belum punya seorang teman yang bisa untuk menjaga semua aib tentang diriku, dan aku juga belum punya seotang teman yang akan mau mendengarkan semua curahan tentang hatiku, dan meminta nasehat dikala aku ingin dinasehati.

Namun, , inilah.. inilah sebuah sinetron kehidupan yang Allah berikan untukku.Terkadang memang, aku butuh seseorang yang mampu memberikan ku nasehat – nasehat, mampu untuk menopang kegundahan hati karena kemelut kehidupan.Tapi,, semuanya Allah telah tetapkan dan berikan kepadaku.tentu aku sebagai hamba Nya hanya bisa untuk menerima semua yang telah Allah takdirkan untukku.dan aku juga tidak begitu merasa kesepian, karena Aku sekarang telah menemukan Allah,, satu – satunya tuhan yang ingin dan tetap ku cintai disaat ini dan hingga nanti, hingga Umurku ini berakhir.Aku sangat dan sangat bersyukur disini akun telah menemukan Allah kembali yang sebelumnya aku tak begitu mengenalNya, dan juga aku tidak begitu mengenal agama nya Agama Islam.Aku sangat dan sangat bersyukur sekali telah menemukan Allah dan mengenalNya dan agama Nya, sehingga ku merasa aku lebih baik dari sebelumnya.

Terima kasih ya Allah atas semua yang telah engkau berikan untukku.dan terima kasih ya Allah,, hamba sangat bersyukur Alhamdulillah dengan semua nikmat dan Rahmat yang telah engkau berikan kepada ku selama ini.

Advertisements