Ketika suara Adzan dan dentuman Al-Qur’an meluluhkan hatiku..

564947_2663552288501_1875424773_n
Hiruk pikuk dunia ini membuat aku terkadang terpaku akan arti dunia yang sesungguhnya. Aku terkadang berfikir seperti apakah dunia yang seseungguhnya? Ku jalani waktu demi waktu terasa berat untuk ku pikul bila tak ada tujuan yang jelas.
Hari itu, ku rasakan puncak dari kejenuhan dunia yang aku rasakan. Beban berat, banyak pikiran, kedekatan kepada sang khaliq mulai berkurang, teman- teman shalih mulai sedikit. Ya.. ketika itulah aku rasakan berat nya kehidupan.
Aku sendiri bingung dengan gejolak jiwa yang terkadang di alami, ketika saat iman naik itu Subhanallah.. kedekatan dengan Allah sangat tinggi sekali, pengen menjaga pandangan, membaca Al-Qur’an, duduk di majelis ilmu, tapi ketika iman mulai berkurang satu per satu mulai di tinggalkan. Na’udzubillah …
Aku hanya bisa menarik nafas demi nafas sembari meminta kepada Allah untuk meringankan beban ini.

Singkat cerita… sore itu termasuk waktu jam kuliah yang sangat padat. Setelah selesai belajar aku memutuskan untuk menyendiri. Karena aku pikir sendiri adalah waktu yang paling baik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Pikiran – pikiran yang membelit otak ini seolah- olah membuat otak ini tak mampu berfikir banyak. Hingga akhirnya aku putuskan untuk langsung ke mesjid sembari menunggu adzan shalat ashar dikala itu. Ketika nyampe di mesjid aku mulai duduk bertafakur kepada Allah.. merenung dengan segala beban dunia ini, aku terkadang sering lupa kepada Allah dikala aku sibuk dengan urusan dunia ku, sibuk dengan tugas- tugas ku.
Tak berselang lama waktu duduk di mesjid, adzan pun berkumandang, Suara adzan yang Masya Allah indah sekali membuat hati ini mulai tertegun betapa rindunya aku akan saat – saat tenang menghadap dan beribadah kepada Allah. Setelah itu ku coba buka dan baca lembaran demi lembaran al-Qur’an Subhanallah .. ketika itu hati ini mulai tersentak akan betapa jauhnya aku dari Allah.

Ya Allah.. kepada Mu lah aku pasrahkan hidup ini.

Godaan ini sangat besar sekali bagi seorang pemuda yang ingin belajar menjadi laki – laki yang baik.
Satu hal yang paling aku harapkan adalah ketika pertemuan dengan Mu aku dalam keadaan muslim dan dalam keaddan islam yang baik, selain itu aku berharap suatu saat bisa mendapat wanita baik dari sisi Mu ya Allah.. dan juga mendapatkan keturunan yang baik yang dengannya aku semakin dekat kepada Allah dan dengannya membuat mata ini lebih terjaga.
Terkadang godaan menikah itu sangat besar karena saking besarnya fitnah wanita yang aku rasakan, fitnah syahwat .. syubhat.. Masya Allah.. terkadang aku berfikir tak mampu tuk menampung gejolak ini tapi hanya kepada Allah lah.. aku pasrah kan semua ini.
Selain itu, aku mulai krisis teman-teman yang shalih, hidup bersama dengan teman – teman dan bergaul dengan teman- teman yang rata- rata memiliki jiwa yang masih labil terkadang membuat aku terkadang terombang – ambing. Memang selama ini aku sudah mendapatkan teman yang baik yang insya Allah aku mencintainya karena Allah.. tapi aku menyadari fitnah yang dia rasakan juga seperti yang aku rasakan. Aku juga tak mampu tuk mencegah nya terlepas dari fitnah, karena aku sendiri masih terjeraj fitnah- fitnah syahwat. Allah lah menjaga kami ya Allah..
Semoga engkau kokohkan aku dan teman- teman ku di atas jalan Mu. Sungguh kerugian yang berat adalah kerugian ketika aku menjauh dari agama Allah setelah aku mengenal dan dekat denganya.

I believe in Allah