galau
Wajar jika seseorang mengalami sedih dan galau dalam kehidupannya sehari-hari. Bisa jadi ia merasa seperti itu karena punya banyak masalah. Namun hati-hati, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa sering sedih, galau, dan depresi bisa bikin Anda cepat tua lho.

Dalam studi yang dilakukan oleh VU University Medical Center, Amsterdam, Belanda, ini ditemukan bahwa sel-sel tubuh orang-orang yang sering mengalami depresi menua lebih cepat. Demikian dikutip dari News Max Health, Kamis (14/11/2013).

Untuk studi ini, para peneliti membandingkan struktur sel yang disebut telomere pada lebih dari 2.400 orang dengan dan tanpa depresi. Seperti plastik yang terdapat di ujung tali sepatu, telomere menutup ujung kromosom untuk melindungi DNA sel dari kerusakan. Telomere akan memendek setiap kali sel membelah, sehingga bisa dijadikan tanda penuaan oleh peneliti.

Mereka menemukan bahwa telomere pada orang yang depresi secara signifikan lebih pendek, yaitu rata-rata sekitar 83-84 pasangan basa DNA yang pendek, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah depresi. Hasil ini bahkan tetap sama meskipun peneliti memperhitungkan faktor gaya hidup lain yang juga dapat merusak DNA, seperti minum alkohol dan merokok.

Depresi diketahui mengganggu banyak fungsi sistem di dalam tubuh. Selain mengubah hormon, depresi juga menekan fungsi kekebalan tubuh dan mengubah kerja saraf. Orang dengan riwayat depresi berisiko lebih tinggi untuk memiliki penyakit terkait penuaan, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, demensia dan kanker.

“Hasil ini menunjukkan bahwa tekanan psikologis seperti yang dialami oleh orang-orang depresi, memiliki dampak merugikan pada kerja sistem di tubuh seseorang. Pada akhirnya juga akan mempercepat penuaan secara biologis,” ujar Josine Verhoeven, seorang doktor peneliti di VU University Medical Center.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Molecular Psychiatry.
-detik-

 

Advertisements