Dear teman – teman, kali ini aku akan berbagi cerita tentang bagaimana serunya perjalanan menuju tanah borneo, Kalimantan utara. Tapi sebenarnya ngapain  jauh – jauh kekalimantan utara? Emang ada ya Kalimantan utara? Hati – hati ya disana banyak orang dayak, ntar dapat istri dari sana gak bisa pulang – pulang lho ?! emang disana ada sinyal? Bisa internetan ? zZZ… banyak lah komentar dan tanggapan teman – teman yang lain tentang Kalimantan utara. Dan aku pun sebenarnya dulu sempat bertanya – Tanya tentang hal itu. Anda penasaran?? Saya Juga?? (Susuya Mode ON J )  OK baiklah saya akan jelasin deh.. Tapi yang jangan cepat – cepat scroll kebawah yach? Di baca dulu baik – baik . hihi 😀

Perjalanan aku kelimantan utara itu bukan hanya sebagai advanture semata, tapi juga ada misi rahasia dibalik itu semua. Hahaha.. Kesana itu tujuan nya adalah untuk magang tahap II. Kalau tahap I kemaren aku magang di Padang, Kampuang nan den cinto ❤ . Alhamdulillah kesempatan magang tahap II saya ditempatkan disini. Dulu tak pernah terpikir bahkan bermimpi bakal datang ke pulau Kalimantan ini. Singkat cerita, semenjak aku terpilih magang di Kalimantan utara tersebut aku mulai mencari – mencari dan mengorek informasi tentang bagaimana kondisi di Kalimantan utara, bagaimana keadaan nya, sampai youtube aku menemukan beberapa  video yang tersebar salah satu nya adalah video dari acara TV Swasta Trans  tentang Indonesia Ku. Lihat sepintas lalu, daerahnya sangat adventure sekali dari satu daerah ke daerah lain itu naik speed boat atau transport laut lainnya. Selain itu aku juga menemukan informasi bahwa Kalimantan utara tersebut merupakan provinsi termuda di Indonesia. Provinsi ke 34 yang diresmikan pada tahun 2013 lalu. Namun, telah lama ingin memisahkan diri dari provinsi Kalimantan timur, tapi disetujui DPR akhir tahun 2012 dan diresmikan oleh Mentri Dalam Negeri tahun 2013. Setalah proses penantian yang panjang hingga sampailah pada detik – detik keberangkatan.

Beberapa hari sebelum keberangkatan yang disepakati tanggal 4 januari,tiba – tiba ada SMS masuk dari pihak Perusahan PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), “Dear all, kita berangkat tanggal 6 januari ya. Untuk keberankatan sedang kita proses. Nanti saya kabari lagi ya”. Pesan singkat itu langsung ternganga dan lesu.DI UNDUR Lagi!! Sebelumnya juga di undur keberangkatan dari tanggal 16 Desember hingga membuat aku merasakan jadi orang santai selama 3 minggu. Hahaha..

Keesokan harinya ada dari pihak PT PKN yang konfirmasi masalah keberangkatan dan ticket. Ketika itu kita dibelikan tiket jam 5 subuh. Dengan butuh perjuangan yang keras, coba cari taxi kesana kemari disekitar pondok cabe, Alhamdulillah akhirnya dapat juga taxi yang bisa ngantar kita jam 1 dini hari tanggal 6 januari. Satu minggu sebelum keberangkatan aku sangat susah untuk tidur, entahlah mengapa. Mungkin terlalu dipikirkan kali ya? Hihihi.. kenapa tidak? Sangat jauh sekali dari kota padang J tapi taka pa lah, sukses memang butuh perjuangan, semoga aku bisa menjadi orang yang bisa banggain kedua orang tua. Aamiin J

Jam 1.15 WIB dini hari tanggal 6 januari, taxi yang ditunggu pun datang. Waktu itu aku benar – benar susah untuk tidur. Hingga jadilah seharian itu aku tidak tidur. Setelah pamit pada ibuk dan bapak kos, kita pun berangkat menuju bandara. Selama perjalanan menuju ke bendara aku coba paksakan untuk tidur meskipun “lalok – lalok ayam” J hehe… Dari pada nanti sesampai di tempat magang aku tumbang dan sakit kan gak enak banget 😀

Setelah hampir 2 jam perjalanan ke bandara international Soekarno hatta akhirnya sampai juga. Ternyata sopir taxi nya menurunkan kita di Terminal 2. Coba celingak – celinguk kesana kemari. Keherananpun akhirnya muncul “Kok penerbangan menuju tarakan tidak ada ya? “ Akhirnya aku coba Tanya sana kesini . Kebetulan waktu itu aku sama teman aku mas noer (Nurfiah). Hingga akhirnya Tanya ke bapak – bapak yang duduk di pinggiran pagar terminal 2E. waktu itu bapak itu berpakaian satpam, hingga akhirnya bapak itu nyaranin naik bus bandara yang warna kuning (Aku lupa apa nama bekennya 😀 haha ) . Setelah nunggu beberapa saat akhirnya sampai lah bus yang ditunggu, akhirnya sampai juga lah bus yang dinanti. Dengan sigap dan penuh semangat akhirnya aku dan temanku pergi menuju terminal 1 dengan bus tersebut. Sesampai di terminal 1 kita turun di Terminal 1A. Kemudian menunggu teman yang satu lagi yakni Bhayang Ratu Wahyunur (Bhayang). Setelah bertemu kita melanjutkan perjalanan menuju terminal 1 B. Yang menurut beberapa sumber disana adalah terminal keberangkatan. Sesampai diterminal 1 B kita bertemu dengan teman yang akan berangkat magang satu lagi yakni senior waktu di D3 dulu, kak vitria. Jadi, diperjalanan kali ini jumlah kita adalah 4 orang. 1 cewek dan 3 cowok. Ingat 3 Cowok loh ya 😀

Pas nyampe di terminal 1 B, kita coba lihat di jadwal penerbangan lagi. Eh.. kok masih tidak ada yak e tarakan? Apa ke tarakan tidak ada penerbangan? Oalah… Akhirnya Tanya ke petugas yang chek in di bandara, dan katanya ke tarakan naik pintu keberangkatannya di Terminal 1 C. Hahaah 😀 Jalan lagi sekitar 100 m, baru lah sampai di Terminal 1 C. Setelah itu kita mulai masuk ke bandara setelah di perlihatkan tiket ke pihak petugas dan kemudian kita check ini, Ketika check in mbak nya bingung. Ini yang berangkat 3 orang cewek dan 1 cowok ya? Kok di KTP beda? Hahaha.. kita akhirnya ketawa lebar 😀 :V gimana gak ketawa coba, yang berangkat itu 3 cowok 1 cewek. Tapi di ticket nya itu ada 3 Miss. 😀 Untung aku masih MR. yang Miss di tekan itu adalah Nurfiah dan Bhayang. J Sabar ya kawan J hidup itu memang keras. Hahaha 😀

Setelah barang di masukan ke bagasi dan semua proses administrasi check in selesai, dan kemudian kita menuju ke pesawat yang akan mengantarkan kita ke pulau Kalimantan utara. Selama perjalanan kok lama banget ya rasanya, capek, bosan mulai menggerogoti. Ditambah ketika itu cuaca juga tidak mendukung, gelap dan berhujan. Sehingga tidak bisa melihat pemandangan apa- apa. Setelah menempuh perjalan 4 jam menggunakan pesawat dari jam 05.00 wib hingga 8.50 wita. Alhamdulillah akhirnya kita nyampai di Bandara Internasional Tarakan. Sebelum mendarat, aku sempat menoleh ke sisi kiri dari tempat duduk pesawat, yang tampak adalah pemandangan Hutan tropis yang lebat, sungai – sungat kecil dan besar yang sangat banyak mengelilingi pulau – pulau kecil , dan speed boat yang tampak menelusuri sungai – sungai tersebut. MMhh.. inilah Tempat aku menyambung Impian ku, kawan J

Setelah mendarat dengan lancer, akhirnya kita turun dari pesawat dan mengantri untuk mengambil kendaraan. Sebelumnya pihak PT PKN pun sudah menghubungi aku sudah sampai mana keberangkatannya, dan diminta untuk menguhubungi Pak Ikhsan yang bertugas menjemput kita waktu itu.

Setelah menunggu beberap menit, akhirnya bapak ikhsan pun datang kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan tangkayu, tarakan. Setelah beberapa menit menelusuri kota tarakan, tampak di pinggir kota tersebut berjejer bangunan – bangunan megah dan ruko – ruko bertingkat layaknya kota – kota lainnya di Indonesia. Tapi kota ini masih proses berkembang, pikirku. Masih belum punya bangunan pencakar langit seperti di Jakarta, kalau gambarannya sih kayak kota padang lah ya. Hehe.. Takana kampuang jadinyo J

Hingga akhirnya kita sampai di pelabuhan Tangkayu, kita istirahat sekitar setengah jam sambil makan siang. Ternyata makan di Kalimantan ini mahal – mahal euy. 😀 Untung waktu itu kita di traktir ber 4 oleh karyawan barunya dari Bali, Semoga Rejeki nya makin lancer ya mas 😀

Jam 10.10 WITA, bapak ikhsan SMS katanya speed boat perusahaan yang jemput sudah nyampe di pelabuha, setelah itu kami bergegas masuk mobil dan menuju pelabuhan. Sesampai di pelabuhan, tampak banyak kapal – kapal berjejer, mulai dari kapal kecil hingga besar. Akhirnya kitapun mengangkat koper – koper ke atas speed boat, namun kita tidak berangkat saat itu juga, masih menungggu teman kantor yang masih di perjalan dulu hingga akhirnya kita berangkat jam 13.15 WITA. Tapi sebelum berangkat aku sempatkan untuk megambil momen – momen indah kota tarakan dan keindahan cipta maha karya Allah subhana wa ta’ala. Subhallah 😀

2014-01-06 10.32

Perjalanan dengan speed boat sangat indah sekali, Masya Allah.. ucapan puji syukur dan takjub yang terus mengalir dari bibirku melihat keindahan Indonesia ini. Subhanallah.. wal hamdulillah..

Selain menikmati keindahan langit – langit dan pemandangan itu, aku juga merasakan ketegangan yang sangat ketika ada gelombang besar yang datang, hingga menyebabkan speed boar bergoyang ke kiri dan kenana. Sungguh luarrrrr biassaa… J pokok nya adventure banget lah. Gak nyesal lah pokok nya. Terima kasih ya Allah Alhamdulillah.., terima kasih buat bapak dan ibu ku, keluarga ku J , terima kasih pihak SEAMOLEC, Terima kasih Perusahaan PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara, terima ksih buat semuanya J

Setelah menempuh perjalanan hampir 2 jam , akhirnya kita nyampai di Pelabuhan yang ada di Tanjung selor. Alhamdulillah … pihak PT PKN menyambut kita dengan tangan terbuka dan senang hati, mulai dari pengurusan tiket, jemput ke bandara tarakan, di jemput dengan mobil dan speed boat perusahaan. Hingga di jemput dengan bus perusahaan yang membawa kita dari pelabuhan tarakan menuju kantor PT PKN. Setelah kenalan dan diberikan arahan – arahan, sekitar jam 17.00 WITA kita berangkat lagi naik speed boat sekitar 50 menit menuju pulau tembikur, pulau kecil yang merupakan desa bimbingan PT PKN. Naik speed boat kecil kesana. Masya Allah… benar – benar advanture. Perjuangan banget 😀 gak bisa ungkapin dengan kata – kata deh 😀

Setelah hampir 50 menit perjalanan, speed boat pun terus menepi di tepian sungai kecil. Tampak sebuah mobil putih dengan roda yang besar sudah menunggu kedatangan kami. Gak tau apa nama mobil nya. Car race kali ya? Hahaha… Kita sementara nginap di desa tembikur hingga 10 januari 2013 karena di tanjung selor, mess karyawan penuh. Sehingga kita nginap disini dlu.

Dari tepian sungai tadi menuju ke tempat dimana kami menetap beberapa hari juga memakan waktu sekitar 15 menit, Jalanan tampak licin dan tak beraspal. Hahaha.. keren banget kan? 😛 Terasa di kampuang awak banal ah :p
Sesampai di mess karyawan di desa tembikur, kami mulai istirahat , mengganti pakaian dan shalat magrib di masjid dekat sana. Sepulang dari masjid, eeh.. ada tuh cewek yang godain, waktu itu aku lagi jalan pulang shalat sendirian. Sambil cengangar – cengigir bilang “Heeeeiiii… “ . Waduh.. parah ini anak. Ya sudah aku cuek – cuek bebek aja 😛 Resiko Orang Ganteng :v :v Astagfirullah. Kalau udah begini pengen mengakhiri masa lajang ini, jadi bujangan yang emang banyak godaan, apalagi bagi yang ingin menjaga diri dan tidak ingin tuk bermaksiat kepada Allah. Semoga Allah berikan aku keteguhan hati dan kesabaran. Aaamiin.. . Karena kecapek an akhirnya aku pun tertidur, Alhamdulillah masih bangun jam 2.35 WITA dan aku pun mulai shalat isya yang tadi nya kelewatan karena ketiduran.

Alhamdulillah.. perjalanan panjang yang penuh perjuangan ini akhirnya aku sampai di pulau yang jauh dari keramaian. Yang lebih dahsyat nya lagi di dalam rumah gak dapat sinyal, kalau mau sms atau nelpon ke luar dulu atau ke masjid yang di atas bukit, terus kalau mau internet dari HP juga mesti di atas bukit. Luarrr biasa ya 😀

Tapi Sungguh, subhanallah… walhamdullah,.., aku sangat menikmati perjalanan ini dan akan ku kenang hingga nanti, dan akan aku ceritan kepada istri dan anak- cucu ku nanti bahwa aku pernah kesini, ke TANAH BORNEO, tanah yang Allah limpahkan kekayaan tambang disini, yang Allah cipatakan keindahan yang luarr biasa disini. Aamiin ya Rabbal Aalamiin…

 

Desa Tembikur, 7 Januari 2014

Advertisements