Bismillah,

Bandung, 8 Agustus 2014

 

Malam ini terhitung sudah hampir seminggu berada di kota kembang, bandung ini semenjak liburan Ramadhan dan Ied Fitri 1435H. Tak ada yang begitu special sejauh ini selama berada di Kota ini. Tapi setidaknya pengalaman banyak bisa ku dapatkan selama berada disini. Alhamdulillah kini sudah terhitung 1 pekan aku mulai bekerja sebagai programmer di CV. Mobilus Interaktive bandung. Aku bersyukur ketika mendapat kesempatan ini. Kesempatan yang bagus untuk aku bisa mengembangkan diri, mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman yang tinggi. Alhamdulillah mudah2an ini adalah jawaban dari do’a ku selama ini untuk bisa hidup mandiri lagi selama di kota ini. Aku sudah sangat bertekad untuk bisa hidup mandiri, dan menikah muda insya Allah.

Kenapa dengan nikah muda? Mungkin bagi sebagian orang nikah mudah adalah hal yang sangat tidak wajar bila masih usia belia apalagi umur masih 20an. Tapi bagiku, nikah muda adalah sesuatu yang sangat ampuh untuk menangkal setiap fitnah dan cobaan bagi seorang pemuda/I muslim yang ingin menjaga diri dan agamanya.

Yaaah, telah jauh – jauh hari semenjak fitnah datang silih berganti menghampiri aku meniatkan untuk bisa nikah secepat dan semuda mungkin. Lebih tepatnya setelah aku mengetahui hukum dari pacaran, berzina dan memutuskan untuk bertaubat dari setiap kemaksiatan, memperbaiki dan tidak pacaran 3 tahun silam.

Memang perjuangan untuk menjadi seorang yang menjaga diri, agama di tengah derasnya gelombang fitnah dan syahwat sangat berat. Tapi insya Allah selalu ada kemudahan yang Allah berikan kepada hamba Nya yang ikhlas.

Setahun yang lalu ketika aku mencoba mengutarakan niat ku untuk bisa menikah ketika baru lulus kuliah di tolak oleh keluargaku, tapi bagiku juga sebuah cambuk untuk bisa menjadi lebih baik dan membuktikan bahwa aku bukan pemuda ingusan yang masih berumur setahun jagung.

Beberapa keluarga ku sering bilang “ kamu masih kecil, masih umur 20an. Nantilah kalau udah umur 25 ke atas baru nikah. “

Tapi ada juga beberpa anggota keluarga yang sering nanya “Gimana ki? Sudah ada yang minta belum? (Minta disini adalah yang ingin dijadiin istri)”

—“”

Berkali – kali juga  di tawari akhwat untuk menikah, tapi aku masih belum meng iyakan tawaran itu, karena masih status sebagai mahasiswa dan masih merepotkan orang tua dan keluarga untuk kehidupan sehari – hari.

Selain itu, ada juga sebagian teman – teman yang sering kasih support untuk nikah muda, tapi ada sebagian lagi yang mengolok – olok karena ngebet kawin. Tapi bagiku ya it’s ok No problem . Rezeki sudah di tangan Allah, insya Allah selalu ada jalan yang terbaik dari Allah.

Back to topic ^^, Insya Allah bagi ku nikah muda tidaklah menjadi masalah, dan aku berharap itu bisa aku dapatkan. Bahkan aku berharap banget akan hal itu 😀 Sekarang insya Allah aku mulai untuk memperbaiki diri,meluruskan niat bahwa nikah bukan hanya semata – mata untuk melampiaskan syahwat, tapi juga sebagai ibadah kepada Allah. Karena nikah adalah salah satu bentuk kita untuk menyempurnakan separoh dari agama Allah yang mulia ini. Dan semoga Allah memberikan kemudahan bagi aku, dan bagi kita semua yang ingin menjaga diri dari segala macam bentuk kemaksiatan dan kemungkaran dosa.

Bahkan aku bercita – cita di usia yang ke 23 tahun nanti aku dapat nikah. (Meskipun aku masih belum tau jodoh ku siapa^^) tapi aku selalu berdo’a agar Allah memberikan aku istri yang shalehah yang menenangkan hati, menentramkan jiwa bila memandangnya, dan mendekatkan diri ke Syurga. Aamiin.