Bismillah,

Bandung, 16 Agustus 2014

Langkah kaki ini tiba – tiba terasa berat untuk melangkah dan mata pun mulai berkunang – kunang serasa tidak sanggup untuk menatap betapa beratnya perjuangan dan cobaan ini. Dalam diam aku sering bertanya apa yang musti ku lakukan, dalam bingung aku terus berusaha untuk tetap berdo’a dan mendekatkan diri kepada Allah.

Minggu – minggu di bulan ini sungguh sangat cukup berat bagiku,  pekerjaan dan kuliah cukup menyita banyak waktu dan tenaga ini. Tapi bukan hal itu yang menjadi sumber dari beratnya beban yang kini ku rasakan.

Insya Allah dalam 2 minggu lagi akan di adakan pra sidang, tentu butuh persiapan yang cukup matang, belum lagi bahan kuliah dan tugas akhir harus sudah banyak yang di kejakan. Sedangkan aku? belum banyak yang bisa aku kerjakan. Aku berusaha untuk mengerjakan semuanya dengan sekuat yang aku bisa, tapi qaddarullah laptop yang dulu di pinjamkan oleh ibu tri sudah mulai lelet lagi seiring dengan umur laptop yang sudah mulai menua.

Aku mulai bingung dan resah ketiaka tidak mampu untuk kerja dan mengerjakan tugas akhir power full. Ingin rasanya untuk memiliki sebuah laptop baru. Awalnya aku bernita untuk mencoba kredit laptop. Siang itu, aku coba untuk diskusi di forum salam dakwah tentang hukum kredit, karena mepet dengan jadwal shalat jum’at sembari menunggu masuknya waktu shalat jum’at dan khotbah jum’at aku mencoba untuk search di google dan akhirnya menemukan artikel yang cukup bagus :

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/01/hukum-jual-beli-kredit.html

Dari artikel itu aku banyak ilmu ttg kredit, setidaknya sebagai pertimbangan. Selesai shalat jum’at aku masih bingung apa yang musti aku lakukan,  Yang aku punya sekarang uang tunai 200rbu rupiah dan ada satu hp smartphone yang aku beli 3 bulan lalu.

Dalam waktu yang tersempit seperti ini aku berpikir lebih baik aku korbankan hape ini sementara untuk bisa beli laptop dan aku bisa lebih mudah dalam mengerjakan kerja dan tugas akhirku.

http://www.tabloidpulsa.co.id/phones/sony/5529-sony-xperia-m2-dual

Sekitar pukul 13.00 WIB aku langsung datang ke Butik Dukomsel, aku mencari laptop dan menanyakan tentang bagaimana kredit. Setelah merasa puas dengan melihat laptop di sana aku langsung naik angkot ke tempat kerja di daerah cigadung raya.

Sesampai di tempat kerja di CV Mobilus Interactive aku kembali merasakan sebuah keresahan karena laptop kembali bermasalah, sangat susah untuk di klak – klik padahal baru 1 minggu yang lalu aku install ulang. Tapi mungkin memang sudah udzur laptopnya.

Pulang kerja, aku beranikan untuk bertanya dan meminta izin kepada orang tua untuk mengutarakan niat melakukan kredit laptop, meskipun dibolehin tapi aku masih ragu dengan hukum kredit melalui sistem kredit.

HHmm,, masya Allah sungguh sangat bingung,  😦

Sungguh kini aku benar – benar pasrah, hanya kepada Allah lah aku benar  benar memasrahkan diri dan hati ini. Kalaupun di jual hape insya Allah bisa terjual sekitar 2jutaan, tapi untuk mencari pelengkap dari uang membeli laptop aku masih bingung. Kepada siapa aku akan meminjam.

Dalam keadaaan seperti ini aku benar – benar pasrah, tak bisa berbuat banyak, hanya kepada Allah lah aku pasrahkan semua ini,

Semoga aku bisa lulus pra sidang akhir bulan ini dengan keterbatasan yang aku punya, dan aku bisa membahagiakan orang tua ku, Aamiin.

Semoga Allah selalu memberikan kemudahan untuk semua ini, Aamiin 😀

Advertisements