Bismillah.

Assalammualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Happy Ied Adha 1435 H. Taqabbalallahu Minna Wa minkum 😉

Apa kabar nih sobat semua 😀 lagi bikin rendang apa lagi nyate daging nih. #ngiler

Masih suasana liburan ied adha dan tentunya masih banyak daging qurban. Heheh.

#backToTopics

Pada postingan kali ini aku coba share tentang Pra Sidang hari kamis lalu, sudah telat sih.Tapi tak apa2 yang penting tetap share 😀

Singkat cerita PRA SIDANG kemaren tanggal 3 Oktober 2014. Bertempat di Ruang Pertemuan LSKK. Pada jadwal pra sidang sebenarnya Team kami, Team 9 Indonesia United Pariwisata jam 14.00 – 15.00 WIB. Tapi karena team yang pra sebelum kami cukup lama hingga jam 14.30 WIB akhirnya kami mulai pra sidang sekitar jam 14.30 WIB.

Ketika team sebelum kami keluar dari ruang pra sidang beberapa dari mereka tampak cukup kwatir. Ada dari beberapa mereka yang menyampaikan “Waduh… git, kami dibantai (sambil memberikan ekspresi seperti orang dipotong leher)” ujar salah seorang dari team yang telah selesai pra sidang.

Melihat raut wajah mereka cukup membuat hati dag – dig – dug tak karuan. Dalam diam aku coba untuk memberikan sebuah sugesti pada diri ini “Tenanglah, bersabarlah “ . Kemudian sambil komat – kamit masuk kedalam ruangan pra sidang aku terus mengucapkan do’a nabi musa ‘alaihi salam. ‘”

 

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي

Musa berkata, ‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii [Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28)

 

Setelah masuk ke ruang pra sidang, ketika itu penguji sudah ada duduk di ruangan. Kemudian beliau menyampaikan. “Silahkan persiapkan persentasinya “.

“Baik pak,” jawab kami serentak.

Setelah persiapan peralatan untuk persentasi kemudian beberapa saat kemudian bapak penguji masuk dan persentasi pra sidang pun dimulai.

Kala itu aku sebagai protokol, ketika menyampaikan latar belakang tentang mengapa memilih topik pariwisata sebagai tugas akhir dan berbicara tentang devisa negara, bapak penguji memotong “ Sudah lanjut saja, kalau berbicara tentang devisa negara nanti kepanjangan”.

Kemudian aku terdiam sejenak sembari berpikir konsep apa yang harusnya aku sampaikan setelah ini di potong. Akhirnya aku putuskan untuk ke topik utama meminta para pembicara memulai persentasenya.

Persentase pertama di mulai oleh Mas Fitiria Pandu Nugraha, Kemudian Hadrian Erlanda dan Terakhir Gita Chandika Putri.

Sekitar 20 menit persentasi oleh ketiga pembicara kemudian masuklah ke sesi pertanyaan , kritikan atau saran oleh bapak dosen penguji.

Beliau kemudian menyampaikan “Untuk website sudah cukup bagus dan walaupun aplikasi mobile tidak bisa sebagus website karena memang cukup sulit. Apakah untuk mobile sudah bisa koneksi dengan server? Dan untuk server usahakan untuk terus komunikasi dengan penanggung jawab disana “

“iya pak, sudah. Kemaren memang sering kendala diserver pak” jawab salah seorang dari kami

“Sudah cukup bagus, Lanjutkan. Oh iya kan masih ada beberapa waktu lagi. Coba minta sebuah tanggapan dari pengguna. Bagaimana tampilan dari aplikasi pariwisata yang sudah dibuat. Berikan rewards dan semacamnya untuk menarik penggun. Oh iya kalau untuk tampilan webnya apakah di rancang sendiri apa bagaimana?” ujar bapak penguji selanjutnya

“Iya pak, kalau untuk tampilan kita menggunakan framework pak, kemudian di costumize sesuai dengan kebutuhan” jawab salah seorang penanggung jawab bagian web

“Oh begitu, baik. Kalau menurut saran saya coba minta pendapat pengguna dengan adanya quisioner atau semacamnya kemudian di share di media sosial. Ya mungkin itu saja”

 

Setelah itu bapak dosen penguji diam, dan memperhatikan kertas daftar hadir tadi. Kemudian salah seorang dari team kami menyampaikan “Sudah riz,, tutup lagi”.

Aku masih tercengang, serasa belum percaya. Masih bengong, kemudian berucap “Alhamdulillah, tak banyak hal yang perlu diperbaiki. “

Setelah itu aku tak lupa mengucapkan terima kasih kepada bapak dosen penguji dan teman – teman team 9 indoensia united pariwisata. Dan setelah itu kami pun meninggalkan ruangan pra sidang dengan rasa yang cukup lega, bersyukur alhamdulillah perjuangan ini benar – benar indah ^_^

 

Sekian… Tetap semangat ya. Persiapkan pra sidang untuk beberapa minggu lagi 😀