Kalian datang kesini sebagai mahasiswa ibaratnya seperti menyeberang di lautan. Disni (awal kuliah) adalah daratan awal kalian menyebrang, masih banyak rintangan untuk sampai ke seberang. Bila rasanya kalian tidak sanggup lebih baik untuk mundur dari sekarang, daripada nanti ketika di sudah di tengah lautan kalian mundur kebelakang itu percuma. Tapi bila kalian sanggup untuk bisa menyebrang maka kuatkanlah tekad untuk bisa menyebrangi lautan.”

Bismillah

Assalammualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Tak terasa hari – hari yang dilalui kini berjalan begitu cepat, tanpa terasa kini sudah masuk pertengahan bulan oktober. Padahal baru kemaren rasanya libur idul adha dan pra sidang dan kini sudah akan datang lagi waktu untuk Sidang. Rentang waktu antara Pra Sidang dan Sidang Tugas Akhir yang awalnya hanya 2 minggu kini sepertinya bakal mundur lagi hingga hampir 1 bulan. Tapi waktu yang begitu lama itu tak terasa habis begitu saja. Tak banyak memang yang bisa di perbuat, diantara lelah menyerang jiwa dan raga ini, dan diantara berusaha untuk bangkit untuk berjuang.

Hhmmm… akhir – akhir ini aku merasa sebuah semangat untuk bangkit kembali hilang, semangat berjuang lenyap tak tau arah. Aku seperti orang linglung, terlalu banyak pikiran yang menyelinap di otak ini. Terlebih ketika aku chatting beberapa waktu lalu dengan salah seorang senior yang dari padang dan sekarang sedang kuliah S2 di King Fahd University Petrolium and Mineral (KFUPM) Arab Saudi, di akhir chatting beliau menyampaikan ” Memang ada peluang untuk bisa kuliah di Arab Saudi, tapi tidak ada yang bisa menjamin bahwa dapat datang dan kuliah di sini.”

Entahlah apa yang ada dibenakku waktu itu, hingga hari – hari berlalu semangatku untuk bisa kuliah di Arab Saudi kembali menyurut. Bila di pikir itu kan memang seperti itu adanya. Hahahah
Kemudian aku coba chat dengan salah seorang mahasiswa S2 yang ada di KFUPM lagi. Beliau berasal dari Pekanbaru, sudah lama kenal dan sudah sering ngombrol dan kemudian aku sampaikan bahwa ada senior yang dulu berpesan seperti itu. Kemudian beliau menjawab “Lho kan memang seperti itu, bang. Antum kuliah di ITB juga seperti itu kan? Peluang untuk masuk ke ITB terbuka lebar. Tapi kan tidak ada yang bisa menjamin bahwa antum bisa kuliah di ITB”.

Hahahaha … ketika itu aku merasa aku salah paham dengan apa yang dimaksud dengan senior yang dari padang itu. hahaha.. aku menyadari akan hal itu, dan ketika itu pula aku bertekad kembali untuk bisa bangkit dan berjuang untuk kuliah di Arab Saudi, 😀

Ok lanjut cerita, beberapa waktu yang lalu aku sempat menulis sebuah catatan tentang “Perjuang Kuliah di Arab Saudi #1 “.  Disana aku bercerita tentang berbalas email dengan pihak kampus King Abdullah University Science of Technology (KAUST). Dan beberapa nasehat dari teman – teman senior yang sudah kuliah di Arab Saudi seperti di KFUPM, KSU, KAUST untuk mempersiapkan TOEFL dari sekarang dan kemudian mencoba mendaftar.

Nah beberapa hari yang lalu, aku sempat seach di google tentang pengalaman – pengalaman dan beasiswa untuk kuliah di Arab Saudi, Alhamdulillah ketika itu Allah tunjukkan aku tentang sebuah File yang berisi surat beasiswa untuk kuliah di King Abdulaziz University, Setelah ku baca dan ku pikir2 akhirnya aku melayangkan sebuah email kepada Professor yang ada di Sana . Nama beliau adalah Prof. Maqbul Anwari. Beliau berasal dari Indonesia dan sekarang sedang menjadi Prof Bagian Engineering di King Abdulaziz University.  Beberapa waktu kemudian beliau membalas email dan lagi – lagi aku merasa ada harapan untuk bisa kuliah di Arab Saudi.

Berikut ini emailnya :

Screenshot_2014-10-15-06-44-00Screenshot_2014-10-14-19-51-03Screenshot_2014-10-14-19-51-48  Screenshot_2014-10-14-19-51-25

Berbalas Email dengan Prof Maqbul Anwari

Setelah itu aku makin penasaran dengan King Abdul Aziz University, muali dari kampusnya, lokasinya, dan segala macamnya. Kemudian salah seorang ustadz pernah menyampaikan bahwa kampus yang dekat dengan mekkah dan madinah adalah King Abdulaziz. Subhanallah..

Dari sana aku mulai berpikir kemana tujuan aku untuk kuliah ke Arab Saudi sebenarnya. Tiap kali aku berdo’a aku berharap bahwa aku bisa kuliah di Arab Saudi dan kini aku mulia tertarik untuk kuliah di King Abdulaziz. Dan ini tekad ku. Mudah2an Allah mudahkan. Aaamiin..

Dan mulai dari sekarang aku kembali belajar tentang bahasa arab, bahasa inggris dan tentu persiapan sidang tugas akhir juga. Semoga Allah berikan kemudahan untuk bisa kuliah di Arab Saudi. Aaamiin..

Advertisements