Dimalam ini aku semakin merasakan jiwa ku yang semakin sepi. Aku merasa kehilangan temanku satu persatu. Akhir-akhir ini aku menjadi orang penutup yang semakin enggan untuk membuka diri dan bergaul dengan orang lain.

Aku hanya merasa takut, takut akan kejadian yang beberapa waktu lalu kembali terulang lagi. Jiwa ku semakin lelah, dan aku merasa diriku semakin buruk. Aku tak ingin terlalu terpuruk 😦

Akhir-akhir ini aku mencoba kembali untuk membuka diri, untuk mencoba terbuka dengan orang lain. Meski sulit bagiku untuk melakukan hal tersebut, banyak ketakutan yang kembali muncul . aku masih trauma 😦

Kini,

Aku memutuskan ingin menjadi lebih baik lagi, aku selalu berharap agar Allah berikan selalu kemudahan bagiku untuk bangkit menjadi lebih baik. 😦

Beberapa minggu lalu, aku melihat diriku 3 tahun lalu pada seorang teman yang perlahan aku mulai percaya terhadapnya, insya Allah ia adalah orang yang baik dan shaleh.

Aku belajar banyak hal akan dirinya, kesederhanaannya, tekad nya yang kuad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi seorang penghafal al qur’an. Aku merasa diriku yang dulu ada padanya.

Aku sangat bersyukur akhir-akhir ini aku sering bertemu dan bersama dengannya. Seringkali ku temui dirinya sedang membaca Al-Qur’an, menonton video para hafidz Al-qur’an. Aku sungguh takjub melihatnya, ingin aku kembali seperti ia lagi. Tapi masya Allah sungguh cobaan ini semakin berat.

Tapi aku akan berusaha untuk menjadi lebih baik sekuat tenaga ku, aku ingin menggapai cita-cita ku kembali untuk menjadi seorang hafidz alqu’an, tak akan ku biarkan jiwa yang sepi melanda diriku, tak kan ku biarkan semua tekanan-tekanan ini melemahkanku, aku ingin bangkit. Aku akan bangkit insya Allah πŸ™‚

Ya Allah, semoga engkau menjaga ia yang denga sikapnya telah mengajarkan aku banyak hal, jaga lah ia menuju perjalannya pulang ke semarang hari ini ya Allah.

Semoga kita bertemu kembali saudaraku,

 

Advertisements