Bismillah..

 

Malam ini ada rasa sendu yang ku rasakan, mata ini selalu ingin menangis. Aku tidak tau perkara apa yang menimpa, tapi beberapa kejadian belakangan ini membuat aku merasa sedikit sedih,

Aku sedih dengan masa laluku, aku malu, malu pada diriku,

Dulu aku sangat buruk sekali,

Aku merasa takut bila aku tidak bisa menjadi imam yang baik untuk mu,

 

Tapi percayalah, aku selalu berjuang untuk menjadi pribadi yang lebih baik,

Engkau tidak perlu betapa besar rasa harap ini,

Engkau tidak perlu tau betapa besar perjuangan ku untuk meninggalkan kelam nya masa lalu ku,

 

Ku akui diriku sangat labil,

Jiwaku belum sepenuhnya stabil,

Aku sering mengalami ketergoncangan dalam jiwa ku,

Sehingga membuat ku terkadang seperti seorang linglung yang kehilangan arah,

 

Tapi Alhamdulillah Allah selalu berikan aku jalan yang terbaik untuk berada di jalan nya.

Ingin rasa nya, aku berhenti sampai disini,

Ingin berhenti dari berjuang mendapatkan apa yang aku inginkan,

Tapi entahlah,

Aku masih ingin tetap berjuang,

 

Aku benar-benar pasrah terhadap kehendak Allah,

Di setiap do’a – do’a ku, aku selalu berdo’a agar Allah berikan aku petunjuk,

Mendaptkan yang terbaik, pilihan yang baik, jodoh yang baik dan shalehah yang bisa berjalan bersama menuju syurga Allah.

 

Tapi entahlah, hati sangat keras untuk memilih mu,

Aku belum bisa menghentikan inginku untuk mendapatkan mu,

 

Maafkan aku,

Maafkan aku,,,

 

Kini, Aku sangat bersyukur hingga proses yang sejauh ini Allah mudahkan,

Aku berharap Allah berikan yang terbaik untuk ku, untuk mendapatkan tulang rusukku dan menyempurkan separoh dari agamaku.

 

Aku sangat terharu mendengar percakapanmu dengan ibumu , ketika engkau bertanya tentang bagaimana pendapat ibu mu bila nanti engkau menikah .

 

Didalam percakapan itu ibu menyampaikan : “Biarkanlah asal ia tidak banyak cerita (perangai), anaknya tidak di sia-siakan, sayang sama anaknya, di kasih makan, di kasih belanja, dan jangan kurang, dan apa yang di inginkan anaknya di belikan”.

 

Masya Allah, ibu.. semoga ini adalah restu dan ridho mu,

Semoga Allah selalu memberikan jalan terbaik untuk kami.

 

Aku sadar betul, ia adalah anak yang paling bungsu yang engkau punya, anak perempuan satu-satunya. Maafkan aku, maafkan aku bila mengambil ia dan menjadikan ia pendamping hidupku (Insya Allah).

 

Ibu, maafkan aku😦 maafkan aku😦 …

 

Insya Allah aku akan menjaga anak mu sebaik mungkin,

Aku akan menyayangi ia, tidak akan menyakitinya.

Insya Allah bila Allah mentakdirkan ia jodohku , insya Allah akan aku jaga ia L

 

Semoga Allah selalu memudahkan jalan ini,