Bismillah,

Beberapa hari ini ketika joblist pekerjaan yang musti di kerjakan menumpuk,
deadline yang semakin mengejar, dan banyak nya ini itu yang musti di urus sehingga
terkadang aku bingung sendiri, musti mengerjakan yang mana dulu.
Ketika mengerjakan A, tiba – tiba yang B orangnya mendesak, minta di kerjakan dahulu.Alhasil yang A terbengkalai lagi. hihi
Kalau mengacu kepada note yang ditulis dalam sehari ada sekitar 10 task item yang musti dikerjakan. Belum lagi problem yang sering ditemui yakni signal internet yang masya Allah menguji kesabaran banget 😀
Tapi… itu semua tidaklah menjadi problem terbesar, yang menjadi problem terbesar bagiku adalah ketika dihadapkan dengan teman-teman sebaya, sepermainan terutama didalam mengerjakan project. Dimana pada posisi ini aku ditunjuk langsung oleh atasan untuk mengontrol semua project yang sedang di kerjakan.
Beliau ingin saya pantau tiap hari, di tanyain progress sampai mana, kendala dan lainnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan amanah yang diberikan, aku mencoba untuk sebaik mungkin bertanya kepada teman-teman developer, terkait progress yang di kerjakan.
But, Life is Never Flat. Dunia tidak selamanya mulus. Toh jalanan saja ada mendaki, menurun , dan  berkelak kelok.
Aku hanya merasa “tidak enakan” saja ketika tiap hari musti nagih mulu. Sehingga terkesan sebagai debt kolektor dan lebih horornya malah dikira mas D jilid 2 . #ups 😀
Aku berharap, antara aku, kamu dan kita semua selalu bersama dan tersenyum pepsodent bersama #apasih
Ya, aku berharap antara kita selaku project manager, developer dan tester can smile and grow together 🙂
Bila lebih memilih, aku lebih memilih kita memiliki harapan dan tujuan yang sama yakni project ini selesai. Tanpa adanya rasa “tidak enakan” diantara kita.

Mudah2an saja 🙂