Pertama, mereka TIDAK melakukan banyak hal:

  • Mereka tidak pernah menciptakan ulang roda atau apapun yang sudah ada. Ada banyak hal-hal baru untuk dikerjakan dan tidak akan cukup waktu untuk membuat ulang apa yang telah dibuat oleh developer lainnya. Jika disana ada libraries, gems, code snippets, sampel-sampel code, dll mereka akan dengan senang hati menggunakan tools yang sudah tersedia dan menghabiskan lebih banyak waktu mereka untuk sesuatu yang baru.
  • Mereka TIDAK menulis code untuk fitur-fitur yang tidak akan mereka butuhkan. Dengan kata lain mereka membuat segala sesuatunya simpel. Saat menuliskan sebuah code umumnya setiap orang akan berpikir “Baiklah, suatu hari kita mungkin akan membuat X, jadi sebaiknya saya akan mulai menambahkan Y dan Z untuk mendukung fitur ini jikalau kita benar-benar suatu saat akan membuat fitur ini…” Jika seorang developer yang baik tidak membutuhkan sesuatu sekarang maka mereka tidak akan menambahkan hal lainnya. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan kamu butuhkan di kemudian hari. Banyak hal akan berubah di masa mendatang dan menuliskan code saat ini membutuhkan waktu dan pemeliharaan terus menerus.

 

Mereka juga membuat banyak hal:

  • Mereka memiliki Mental Map atau design untuk setiap project yang sedang mereka kembangkan di dalam kepala mereka. Sebelum mereka mulai menuliskan sebuah huruf pada code mereka, seorang top developer sudah memiliki gambaran mengenai hasil akhir dari apps mereka. Selayaknya seniman yang membayangkan di atas kanvas mereka sebelum menggoreskan kuas, seorang developer merancang sesuatu di bayangan mereka. Mungkin memang akan di rancang melalui komponen-komponen UI setelahnya, tetapi mereka tidak akan memulai coding tanpa mental map.
  • Mereka bekerja pada project jauh lebih sering dari apa yang orang-orang kira. Saat mandi, tidur, saat berkendara, mereka membuat arsitek code di dalam kepala mereka. Mental map pada contoh di atas akan senantiasa berlangsung.
  • Mereka selalu mengetes pekerjaan mereka. Bahkan seorang jenius bisa melakukan kesalahan. Saya berargumen bahwa kesalahan memang manusiawi dan berusaha bekerja sebaik mungkin saat menemukan kesalahan tersebut. Mereka akan memastikan pondasi yang kuat sebelum mereka mulai meletakkan beban di atasnya. Terkadang pekerjaan mereka terlihat lebih lamban dari lainnya tetapi saat mereka selesai mereka akan memiliki masterpiece yang sangat solid.
  • Mereka menjadikan pengalaman sebagai referensi mental. Membaca artikel ini atau artikel apapun tidak lantas akan membuat seseorang menjadi developer yang handal. Mempunyai otak jenius juga tidak akan membuat orang tersebut bisa menjadi developer handal. Pengalaman karir selama 30 tahun di bidang yang sama juga tidak akan lantas membuat seseorang menjadi developer handal. Developer handal banyak menuliskan code. Mereka juga coding dengan banyak bahasa. Mereka telah membuat code dalam banyak project dan bekerja sama dengan banyak perusahaan. Isi kepala mereka penuh dengan hal-hal yang akan membuat sesuatu bekerja atau tidak. Miliaran pola untuk setiap penyelesaian masalah untuk situasi yang berbeda-beda. Mereka mungkin tidak menyadari hal ini tetapi saat mereka mulai bekerja komponen-komponen ini akan muncul dan terbangun yang berasal dari pengalaman-pengalaman mereka.

Sumber : https://fajarnugraha.com/berpikir-dan-bekerja-seperti-top-developer/