Bismillah

Apa kabar ? Makin lama tak berisi blog ini apakah sudah berdebu ?

Hmmh.

Kali ini aku ingin share, yang akhir – akhir ini agak “nyesek” ke hati. Actually, kayak shock gtu sih. Mungkin untuk jadi orang baik mungkin dari jaman baheula sampai sekarang emang susah kali ya. Ada aja orang yang selalu berpandangan buruk. Selalu salah dimata mereka, komentar miring, ngejudge punya udang di dalam bakwan, atau apalah yang menurut mereka pokoknya kalau baik itu pasti ada maunya.

Hmmh. Awalnya mungkin agak kaget sih, terus agak patah hati gundah gulana gelisa tak terkira #lebaybanget

Tapi akhirnya kita kembalikan kepada niat awal aja, berbuat baik untuk apa ? Untuk di pujikah ? untuk disanjung ? atau di junjung manusia ?

Actually NOT.

Semua kebaikan yang dilakukan sekecil apapun itu insya Allah diniatkan untuk Allah, pernah beberapa kali baca buku dan dengar ceramah sih kalau gak salah,

“Teruslah berbuat kebaikan meskipun kita dipandang buruk oleh manusia. Sekecil apapun itu, karena kita tidak pernah tau kebaikan mana yang akan mengantarkan kita ke syurga. Masih ingat dengan kisah di jamannya Rasulullah ada seorang wanita yang dulunya seorang yang hina, pelacur, mabuk2an  tapi kemudian Allah masukkan ia ke syurga lantaran karena kebaikan dia telah memberikan minum kepada anjing yang kehausan”

Oleh sebab itu, seburuk apapun orang menilai, menjugde dan segala macamnya, aku calm aja kayak pohon palm. Dan lagi pula aku juga belajar banyak dari ibuku yang mengajarkan tentang kebaikan .

Thanks 🙂

 

Semangat Pagi