1. Kecewa tapi tak mengeluh.
2. Terjatuh tapi tidak berhenti.
3. Sesak tapi tidak menyerah.
4. Marah tapi tidak membenci.
5. Sakit tapi tidak membalas.
6. Sedih tapi tidak berlarut-larut.
7. Dan terakhir, kehilangan tapi tidak berputus-asa.

“Hidup ini adalah petualangan. Semua orang memiliki petualangannya masing-masing, maka jadilah seorang petualang yg melakukan hal terbaik”

*Tere Liye, novel MATAHARI.

Hanya orang2 kuatlah yang bisa melepaskan sesuatu. Meski sakit hati, menangis, marah2, sebal, sekali pada akhirnya bisa tulus melepaskan, dia sudah berhasil menaklukkan diri sendiri.

 

Jika kita menyukai sesuatu atau seseorang, maka tidak otomatis, sesuatu itu harus jadi milik kita.

Jika kita rindu dan kangen pada sesuatu atau seseorang, pun sama, tidak otomatis sesuatu itu harus tinggal bersama kita.

Pada akhirnya, yang benar2 menetap bersama kita hanyalah kenangan.

 

“Cara terbaik menghukum orang adalah diamkan saja, tidak usah dipedulikan lagi. Itu menyakitkan sekali. Maka, bersyukurlah jika orang masih marah, menegur, menyindir, dsbgnya. Karena sekali kita dianggap angin lalu, kita seperti ‘dihapus’ dari muka bumi.”

Biar imbang, akan saya posting pasangan quote ini:

“Saat kita tidak peduli pada orang lain, tidak menanggapinya, berhenti bicara, dsbgnya, maka sebenarnya kita justeru membuatnya terbiasa hidup tanpa kita. Besok lusa, boleh jadi dia benar2 tidak lagi membutuhkan kita. Dia pergi begitu saja, mencari orang yang memang peduli padanya.”