Bismillah,

Sebenarnya ini sudah latepost tapi ga terlalu latepost banget. Kali ini mau share tentang kegiatan hari kemaren. Tepatnya hari minggu tanggal 25 September 2016. Sudah seminggu penuh berada di daerah purwokerto, baru pertama kali kesini. Hehe

Disini masih kota kecil, belum terdapat Mall – mall dan gedung tinggi seperti jakarta. Tapi kotanya lumayan bersih, rapi dan adem. Disini sebenarnya lagi ada kegiatan Training tepatnya di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kali ini saya kesini dengan siswa dari SMK Madinatul Quran, namanya M Azriel Akbar.

Hmmh Training minggu pertama sudah usai, pada hari jum’at lalu panitia dan peserta nya menyampaikan bahwa kita lanjut training minggu depan. Finally, ya udah ada 2 hari sabtu dan minggu buat leyeh leyeh di penginapan. Sebenarnya gak leyeh leyeh juga sih tapi mau nyelesain project-project. Masig ada minor-minor bug. Pengennya akhir bulan ini project-project sudah selesai. hehe

Hari sabtu pengennya nyari tempat buat berenang. Ada sih ketemu di google,tapi memutuskan buat berangkat nanti sore aja ba’da shalat ashar. Ternyata berenang habis ashar hanyalah sebuah ekspetasi dan tidur siang adalah realitanya. HAHAHAHAHAH

Pas bangun ternyata sudah hujan lebat, hingga malam hari akhirnya berenang tidak jadi. ckckckck

Keesokan harinya, tepatnya hari minggu. Kita sudah ancang-ancang buat pergi pagi, jam 9 sudah berangkat dari penginapan. Selesai ngerjain task project pagi itu dan kemudian tanya pada satpam di depan gerbang, akhirnya kita sudah memantapkan tekad buat ke Baturraden.

img_1146-effects

Photo ini dari kamera iphone 5.  Kecje ya 😀

Dari artikel yang saya baca tentang Baturraden  – sumber : wikipedia :

Lokawisata Baturaden (atau Baturaden saja) terletak di sebelah selatan Gunung Slamet memiliki udara sejuk dan cenderung bertambah dingin di malam hari. Selain memiliki panorama alam yang cantik, Baturaden juga memiliki banyak legenda rakyat, salah satunya cerita lutung kasarung yang terkenal.

Baturraden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet. Baturraden karena letaknya di lereng gunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturraden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, terutama pada hari minggu dan hari libur nasional. Kondisi tersebut menyebabkan banyak hotel dan vila didirikan di sini.

Baturraden dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jarak dari kota Purwokerto sekitar 15 km dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat. Apabila ingin menggunakan kendaraan umum wisatawan dapat naik angkutan kota dari terminal di Purwokerto dan turun di terminal lokawisata Baturraden. Jika ingin lebih praktis wisatawan dapat menggunakan taksi. Jika memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya hati-hati karena jalan yang menanjak dengan kemiringan sekitar 30 derajat.

Baturraden adalah keindahan yang memancar dari lereng Gunung Slamet. Lokasi wisata yang berjarak hanya sekitar 15 km dari kota Purwokerto, Jawa Tengah ini, tak hanya menyimpan panorama alam yang molek, tetapi juga cerita rakyat tentang Raden Kamandaka, atau Lutung Kasarung yang cukup akrab di masyarakat Indonesia.

Selain akses yang mudah, area wisata ini juga menyediakan hotel dan aneka penginapan yang memadai. Di samping, bagi pecinta alam terbuka disediakan camping ground yang nyaman dan aman. Dan tanpa perlu khawatir akan kesulitan memperoleh makanan, karena di area ini cukup banyak pedagang yang menjajakan sate kelinci.

Gunung Slamet dengan lereng-lerengnya yang landai, menawarkan panorama alam yang indah, udara yang segar dan diketinggiaan 1000 m

Dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto kita jalan kaki sekitar 5 menit ke perempatan, kemudian ketemu angkot yang tujuan baturraden. Perjalan ke baturraden dari daerah sekitar UMP itu sekitar 30 menit. Kemudian beli tiket masuk, dan jalan berkeliling di lokasi wisata baturraden

img_1130

Didepan kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto

img_1131

Angkot Purwokerto PP Baturraden : Ongkos RP 10rbu/org

img_1132

Theater Baturradenimg_1135

Didepan Gerbang Lokasi Wisata Baturraden

img_1139

Baliho Wisata Baturraden

img_1154 img_1157 img_1161 img_1166 img_1172

Ketika Berada di Lokasi Baturraden *duh lupa namanya. hehe

img_1186 img_1199 img_1209 img_1211 img_1212 img_1214 img_1215  img_1217

Pemandangan disekitar Baturraden

Tak lama berkeliling di lokasi wisata baturraden dan hujan mulai reda, kemudian kami memutuskan untuk berangkat ke pancuran 7 sumber mata air panas. Lokasinya sekitar 2.5 km dari lokasi wisata baturraden. Jalanan nya setapak dan didalam hutang. Berasa hiking gitu. Heheh tapi pas nyampe lokasi . Mmmh alhamdulillah capeknya terbayar sudah. Subhanallah

8271249277787909561account_id1  6270059451654932925account_id1

Pemandangan Di Atas Bukit Lokasi Wisata Baturaden *please fokus ke abang ini ya 😀

6451927071517160531account_id1

6017598307313259843account_id1

689824424323102760account_id1

Perjalanan Menuju Pancuran 7 Air Panas

374025316411871331account_id1

Rute Menuju Sumber Air Panas

6444980990466281596account_id1

1302738261168951642account_id1

Tiket Masuk ke Panorama 7

8176425842810922484account_id1  8743777807825469585account_id1 8857196549172115509account_id1

661044160256666813account_id1  950524833274203465account_id1 1169776417350447804account_id1

6374057077809266769account_id1

2581327802032204695account_id1 4479958304573047754account_id1 5624732208982749336account_id1

Foto – foto di Sekitar Sumber Air Panas

Selesai foto – foto dan dirasa puas kemudian kita gak sabar buat mandi air panas. Sebelumnya karena gak ada plan buat mandi, akhirnya bela-belain beli celana 😀 harga celana pendek 3/4 itu sekitar 35rbu/2bh . Udah nego-nego cuma mentok disitu. hehe

Kira-kira 1 jam lebih kita mandi kemudian nyobain urut dengan berelang. Enak sih, dan yg mas tukang pijit nya juga ramah. Waktu itu nyobain pijit kaki aja, karena lumayan pegel-pegel. hehe biaya pijit itu 10rbu – kaki, kaki dan tangan 20rbu , seluruh badan 50rbu. Dan itu di pijit dengan belerang. hehe

Sekitar jam 3 sore kita memutuskan untuk pulang, selain karena takut pulang kesorean waktu itu juga hujan lebat akhirnya kita putuskan untuk selesai. Ternyata benar, langsung di guyur hujan lebat. Beres -beres kemudian makan mie di warung terdekat dan beli mantel buat pulang. Di perjalanan pulang ada liat jualan oleh-oleh, singgah sebentar kemudian beli baju kaos tok. karena stok baju juga mulai habis. heheh mas penjual nya kocak banget. bikin lawakan 😀

Jalan pulang lumayan jauh juga, mendaki lagi. hehe yang tadinya udah enak-enak di pijit pas pulang pegel lagi . ckckc

Pas sudah sampai di luar nemu musahalla, kemudian kita shalat dulu. setelah slsai shalat masih hujan lebat dan gak ada angkot. Ya udin *eh ya udah akhirnya jalan kaki lagi kebawah sekitar 20menitan. Pegel pisan euy.

Pas udah di jalan raya sekitar jam 5 sore, nyari angkut ke arah UMP udah gak ada, katanya angkot cuma sampai jam 5 sore. Ada knek angkot gitu yang nawarin buat ceter angkot aja 70rbu. Padahal kita cuma berdua, hmmh mahal pak. hehe

Akhirnya jalan lagi kemudian ketemu angkot hijau arah kota. Hmmh teryata bapak tadi nyoba ngadalin kita ya. -,-

Pas setengah perjalanan kita di turukan , kata sopir nya . Mas pindah ke angkot belakang ya. Dan kemudian bapaknya mnta ongkos 8rbu berdua. huhu

Pindah angkot ternyata itu juga gak langsung ke kota. Sekitar 10 menit kita turun lagi, mas pindah angkot lagi ya, yg warna orange ke kota. Bayar lagi 15 rbu berdua. huhu

Kemudian dapat angkot yang arah kota. Berhenti sejenak nyari sepatu karena sepatu nya azriel udah basah kuyup, gak ada sepatu lagi buat ngajar besok. hehe

Selesai beli sepatu udah magrib. Nyetop taxi udah lama pegel sampai 15 menitan. Tiba – tiba ada bapak dan ibu yang jualan bilang

“Mas kalau jam segini gak ada angkot, naik taxi aja, biar saya telponin. “

Masya Allah, ada aja ya orang baik . 🙂 Alhamdulillah bisa pulang. Yeay

Sekitar 10 menit an angkotnya datang, kta pamitan dan pulang. Nyampe di UMP bayar taxi sekitar 25 rbu. Argo sih sebenarnya 20rbu cuma bapaknya bilang minimal 25rbu ya mas. Ya udah bayar 25rbu.

Hmmh Alhamdulillah perjalanan kali ini keliling purwokerto asyik banget, sebenarnya tadinya mau nyobain flyfox pas disana. tapi karena diguyur hujan lebat akhirnya nyari yang air panas aja. hehe

Tapi overall, wisata baturraden bagus banget. Yang paling berkesan itu adalah disana ada 2 mata air, air panas dan air mata air yang dingin. Subhanallah, Ciptaan Allah emang sempurna. Semoga next time bisa refreshing lagi. Dan yang terpenting adalah kerja keras lagi . Biar bisa jalan jalan lagi karena jalan-jalan itu butuh duit 😛

*Ditulis di penginapan terenak,

Mess UMP

Purwokerto, 26 September 2016