Bismillah,

Tak tau hendak mau kasih judul apa post kali ini. Emosi dan jiwa ku membuncah. Berkali – kali berucap astagfirullah,

Deadline,

Kerjaan yang masih menumpuk,

Rencana besok ,

Prepare pulkam

Prepare married

Masya Allah,  benar-benar menyita waktu yang tak  terhingga. Belum lagi problem-problem yang cukup menguras tenaga.

Stress? Maybe,

Malam ini aku benar-benar berada emosi yang rasanya tak bisa ku kendalikan,

ku coba tarik nafas perlahan, istigfar lagi , tarik nafas lagi dan istigfar lagi. Berharap semua ini mereda.

Aku tak bisa salahkan siapa-siapa hanya aku yang terlalu berharap.

Astagfirullah, cara apa lagi yg mampu meredam semua ini.

Mungkin ini adalah sebuah kesalah terbesar ketika kita berharap ke pada manusa.

Mudah2an kedepannya, sesulit apapun jalan yang di lalui, tetap lah berusaha sendiri. Di caci, dimaki kelak, anggap itu adalah ujian untuk menguatkan mu .