Berat. Rasanya berat sekali

Mungkin sudah saatnya waktu itu sibuk datang. Waktu rasanya berlalu begitu saja. Terkadang ingin rasanya waktu ini bisa bertambah tak hanya 24 jam sehari tapi kalau bisa 48 jam sehari. Tapi itu adalah hal mustahil.

Aku rasanya dikejar kejar waktu dengan setumpuk pekerjaan yang tiada henti. Ingin sekali rasanya bisa hidup tenang seperti orang lain tanpa ada sesuatu yang mengejar. Tapi belum tentu juga. Malah bisa jadi orang lain ingin hidupnya seperti kita. Mungkin saatnya belajar bersyukur saja dengan apa yang diperoleh hari ini. Apa kesibukan hari ini.

Sudah hampir 1 tahun belakangan ini ritme waktu kehidupan ku semakin melonjak tinggi. Butuh waktu yang banyak untuk menyelesaikan pekerjaan demi pekerjaan. Semenjak ditunjuk menjadi manager kantor, mengatur segala tetek benget urusan kantor baik training, project, sdm kantor, urusan sekolah. Semuanya mengisi hari – hari ku.

Pening. Ya sering.

Tapi selalu belajar bersyukur ketika hari ini masih d beri pekerjaan dan diberi kesibukan. Kadang iri pula dengan orang orang yang bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, tanpa ada beban pekerjaan yang mengahantui. Tapi yaaa itulah, hanya bisa nikmati setiap proses ini. I believe that this is pengelamana yang mahal.

Hanya berharap disetiap kesibukan ini Allah jadikan kesibukan yang bermanfaat dan Allah jadikan ini sebagai amal dan menjadi pemberat amal kebaikan di akhirat kelak.

Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, waktu luang untuk belajar menjadi yang terbaik, menjadi suami yang baik dan shaleh.

 

Advertisements